Ikuti Kami
POLLING
170
Pada 2024 pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kampar akan dilangsungkan. Siapa diantara mereka menurut saudara sosok yang tepat untuk 5 tahun ke depan? (Urut nama sesuai berdasarkan abjad)

Kampar

BPD se-Kabupaten Kampar Ikuti Pelatihan Peningkatan Kapasitas

pada

Foto bersama usai acara pelatihan peningkatan kapasitas yang diikuti oleh BPD se-Kabupaten Kampar.

PEKANBARU – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kampar gelar pelatihan peningkatan kapasitas anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Kampar, Rabu (14/12/2022).

Acara ini dilangsungkan di Hotel Mona Pekanbaru. Acara ini diikuti ratusan anggota BPD se-Kabupaten Kampar. Pelatihan ini dibuka kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kampar, Lukmansyah Badoe, S.Sos, M.Si mewakili PJ Bupati Kampar.

Tampak dihadiri koordinator Tenaga Ahli Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia wilayah Provinsi Riau Afifudin, ST sekaligus mewakili Dinas PMD dan Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Riau, Kepala Bidang Pembinaan dan Pengawasan Pemerintahan Desa Dinas PMD Zamhur, ketua Forum BPD Kabupaten Kampar Idris.

Tampil sebagai pemateri diantaranya ketua DPRD Kabupaten Kampar Muhammad Faisal, ST, Sekda Kampar Drs H Yusri, M.Si, Koordinator Tenaga Ahli Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia Afifudin, ST, dan para kepala bidang di Dinas PMD Kampar.

Kepala Dinas PMD Kabupaten Kampar Lukmansyah Bodoe menyampaikan bahwa BPD adalah mitra bagi kepala desa. Maka untuk itu, ia mengingatkan bahwa BPD adalah kunci keberhasilan program-program desa, baik melalui dana desa (DD), anggaran dana desa (ADD) dan bagi hasil pajak serta program yang berasal dari sumber lainnya.

“Tanpa legalitas BPD, pemerintahan desa tidak bisa berjalan. Untuk itu, pentingnya pelatihan peningkatan kapasitas BPD. Meskipun BPD berlatar belakang dari tokoh masyarakat, tetapi sebagian besar latar belakang BPD tidak mendalami tentang pemerintahan. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan ketua dan anggota BPD semakin memahami aturan dan regulasi,” ucapnya.

Ia juga berharap BPD bisa melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai amanah yang diberikan pemerintah, sehingga pemerintahan desa dapat dilaksanakan dengan baik.Sementara ketua panitia pelatihan Ambar Rustantini yang diwakili sekretaris panitia Yoni Mesra dalam laporannya menyampaikan, pelatihan peningkatan kapasitas anggota BPD se-Kabupaten Kampar dengan menggunakan anggaran 2022. Ia juga berharap melalui pelatihan ini diharapkan ketua dan anggota BPD menjadi terlatih, BPD akuntabel, tertib administrasi dan bertambahnya wawasan dan pengetahuannya.***