Ikuti Kami
POLLING
170
Pada 2024 pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kampar akan dilangsungkan. Siapa diantara mereka menurut saudara sosok yang tepat untuk 5 tahun ke depan? (Urut nama sesuai berdasarkan abjad)

Pekanbaru

Cabor Bulu Tangkis Kampar Sumbang 2 Perak dan 1 Perunggu di Ajang POPDA Riau XVI 2024

pada

Inilahkampar.com, Pekanbaru —Kontingen atlit Bulu Tangkis Kabupaten Kampar berhasil menyumbangkan sebanyak tiga (3) medali pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Provinsi Riau XVI tahun 2024, di Kota Pekanbaru.

Demikian disampaikan oleh Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kampar Daprianto didampingi Bendahara Adli Oji saat diwawancarai di Kota Pekanbaru, Kamis (04/07/2024) sore.

“Alhamdulillah atlit Bulu Tangkis Kampar dari pembinaan PBSI berhasil menyumbangkan medali di POPDA Riau XVI tahun 2024,” ucapnya.

Daprianto menyampaikan ucapan terima kasih kepada official, pelatih dan atlit yang telah berhasil menorehkan catatan sejarah di POPDA Riau XVI tahun 2024.

“Atlit Kampar memang baru saja dibina oleh PBSI Kampar dan dengan pelatih Erman, Hafizah dan Zackly sudah berhasil mengharumkan nama Kampar. Perolehan medali 2 perak dan 1 perunggu ini tentu tidak terlepas kerjasama yang baik semua pihak yang telah mendukung bagaimana menyukseskan POPDA Riau terutama di Cabor Bulu Tangkis,” papar pria yang akrab disapa Om Idap.

Dengan perolehan tersebut, kedepannya ini menjadi tantangan bagi atlit yang lolos ke ajang lebih besar lagi yakni POPWIL Sumatera. Dari Kampar Cabor atlit Bulu Tangkis, Adelia berhak meraih tiket untuk ikut ke ajang POPWIL Sumatera atas prestasi meraih medali perak.

“Harapan kita kemarin itu, pasangan ganda putra Habib-Fayyad bisa berpeluang meraih medali emas begitu juga dengan Adelia. Tapi kita akui lawan juga cukup berat dan permainan di ganda putra berlangsung 3 set. Nasib berkata lain, ganda putra dan tunggal putri belum beruntung di ajang ini,” tambahnya.

Daprianto sangat bersyukur sekali, mereka yang turun di ajang POPDA Riau tersebut merupakan atlit binaan dari PBSI Kampar.

“Secara usia dan pengalaman tentu berbeda dengan lawan-lawan mereka, tapi kita cukup puas dengan apa yang mereka capai, kedepannya tentu menjadi evaluasi terhadap capaian hari ini. Yakinlah, kedepannya mereka bisa mencapai lebih dari apa yang sudah diraih saat ini,” paparnya.

Daprianto membeberkan bahwa, atlit PBSI Kampar yang turun di POPDA Riau ini merupakan atlit-atlit punya bakat dan peluang kedepannya bisa mempersembahkan medali emas dalam setiap kejuaraan Bulu Tangkis.

“Inilah tugas berat dan besar dari Pengkab PBSI Kampar kedepannya untuk mendidik, melatih dan membina atlit-atlit Bulu Tangkis yang punya bakat dan berpotensi menjadi kebanggaan Kampar,” tutup Daprianto mengakhiri wawancara.

PBSI Kampar saat ini sedang mempersiapkan pelantikan pengurus dan Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) serta pelatihan bagi wasit dalam rangka memajukan olahraga Bulu Tangkis di Kampar.

Sekedar catatan pada beregu putra, Kampar menyumbangkan medali perunggu yang dimainkan yakni pasangan ganda Habib-Fayyad, tunggal putra Arkan, Fayyad, Daffa, Ilham.

Sedangkan beregu putri harus tumbang di partai perdana ganda putri Adelia-Unai, tunggal putri Adelia, Susi Susanti, Umai, Zaqila.***