Ikuti Kami
POLLING
170
Pada 2024 pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kampar akan dilangsungkan. Siapa diantara mereka menurut saudara sosok yang tepat untuk 5 tahun ke depan? (Urut nama sesuai berdasarkan abjad)

Kampar

Dampingi Komisi V DPR RI Tinjau Komplek Candi Muara Takus, Pj Bupati Kampar Berharap Pemugaran Areal Komplek Candi Melalui APBN Dapat Terealisasi

pada

Inilahkampar-BANGKINANG – Pj Bupati Kampar, H. Muhammad Firdaus, SE.MM dampingi kunjungan kerja Komisi V DPR RI meninjau situs budaya Candi Muara Takus yang terletak di Desa Muara Takus, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kamis (16/11/223).

Komisi V DPR-RI ini Dr. H. Sahrul Aidi Maza’at didampingi Sekretariat Komisi V DPR RI. Hadir Dirjen Bima Marga RI Ir. Effendi Sianipar didampingi Ilham Pangestu, Cen sui lan, Ruslan M. Daud, H. Irmawan, S.Sos dan Willem Wandik.

Tampak juga mendampingi Pj Bupati Kampar Sekda Kampar Hambali SE, MBA, MH, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kampar Suhermi, ST, Kepala Dinas PUPR Ir. Afdal, Kadis Perkim Rusdi Hanif, ST, MT, Kadis DLH Yuriko Efril, plt. Kadis Diskominfo Kampar Irwan, AR, Kepala Bidang PUPR Jalan dan Jembatan Afruddin Amga dan Camat XIII Koto Kampar Zulfikar.

Pj Bupati Kampar, Muhammad Firdaus berharap kunjungan kerja anggota DPR-RI Komisi V dapat membawa harapan baru terhadap peningkatan pembangunan komplek percandian Muara Takus. Ia berharap dengan dipugarnya komplek Candi Muara Takus nantinya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Kampar disektor Pariwisata.

Muhammad Firdaus, juga menyampaikan bantuan pemugaran areal komplek Percandian ini melalui APBN dapat segera terealisasi sehingga cagar budaya berupa Candi Muara Takus yang menjadi Icon Kabupaten Kampar dapat segera terwujud.

Sementara itu Anggota DPR-RI Komisi V Syahrul Aidi Maza’at dalam arahannya menyampaikan selama ini dirinya melihat penangan pembangunan Candi Muara Takus ini di bawah Kementerian Kebudayaan yang sifatnya makro, belajar dari beberapa kunjungan di beberapa tempat wisata yang menjadi Program Strategi Nasional (PSN) dapat dipetik pelajaran bahwa apabila telah masuk Program PSN, maka seluruh Kementerian akan ikut membantu pembangunannya.

Ia mengatakan berdasarkan itulah dirinya mengajak seluruh Anggota di Komisi V untuk melihat langsung Percandian Muara Takus ini agar diusulkan menjadi PSN di Indonesia. Ia berharap, jika pembangunan Candi Muara Takus masuk dalam PSN, maka program ini akan menjadi program prioritas Pemerintah Republik Indonesia.***