Ikuti Kami
POLLING
170
Pada 2024 pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kampar akan dilangsungkan. Siapa diantara mereka menurut saudara sosok yang tepat untuk 5 tahun ke depan? (Urut nama sesuai berdasarkan abjad)

Kampar

Didampingi Kadiskes Kampar, Kamsol Resmikan Gedung UGD 24 Jam Puskesmas Kuok

pada

BANGKINANG – PJ Bupati Kampar, Dr.H.Kamsol resmikan Gedung UGD 24 jam Puskesmas Kuok Kecamatan Kuok.Selain peresmian UGD Puskesmas Kuok yang ditandai dengan penandatanganan Prasasti, dalam kesempatan tersebut Dr Kamsol juga meresmikan Elektronik Jaring Pengaman Stunting (e-JPs). Rabu (25/1)

Dikatakan Kamsol, dengan dibangunnya UGD yang baru ini, dirinya berharap kedepan Puskesmas Kuok akan terus meningkatkan pelayanan kesehatan untuk masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Kamsol juga memberikan apresiasi kepada Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Kampar dalam penurunan stunting di Kampar. Kamsol juga menjelaskan bahwa kampar telah mengalami penurunan angka stunting, bahkan telah mendapat apresiasi langsung dari Presiden RI Joko Widodo.

Dalam penurunan angka stunting ini, Pemda kampar telah menggandeng lebih kurang 200 perusahan yang tergabung dalam Forum CSR sebagai orang tua asuh pencegahan stunting.

Selanjutnya terkait e-JPs, Kamsol juga mengapresiasi atas aplikasi tersebut. Setiap puksesmas harus siapkan satu orang operator, melalui aplikasi ini, kita akan mudah memantau langsung pelaksanaan pemberian dan pembuatan Makanan Tambahan (PMT) dari komoditi Lokal, dan Puskesmas dapat memastikan setiap ibu hamil Kekurangan Energi Kronik (KEK ) dan Balita gizi kurang dapat di inervensi.

Selain itu, sesuai dengan tema hari gizi nasional ke-63, ” Isi piringku kini kaya protein hewani”, protein hewani cegah Stunting”. Maka Dr Kamsol juga berharap agar masyarakat mulai menjaga pola makanan bergizi seimbang mulai dari kandungan.

Kami sangat mengapresiasi petugas kesehatan dan seluruh elemen yang terkait atas penurunan stunting, terus tingkatkan pelayanan kesehatan bayi, apalagi dengan menggunakan aplikasi kita dapat melakukan pemantauan setiap hari.

Ia juga menghimbau untuk dapat memanfaatkan Pekarangan untuk menenam makanan lokal, Umbi-umbian, sayur – sayuran dan peternakan maupun perikanan untuk memenuhi gizi keluarga, karena untuk pemenuhan tidak perlu mahal, ini juga untuk membentuk ketahanan pangan.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau yang diwakili Kasi Pomkes Rozita SM, dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada Pemda Kampar termasuk Puskesmas Kuok sendiri.

Sebab dalam aksi bergizi pada Oktober 2022 yang lalu, kampar bersinar ditingkat Nasional dengan menerima Penghargaan dari Kementrian Kesehatan. Selain itu, dalam Aksi Ibu Hamil Sehat, Puskesmas Kuok Kabupaten Kampar juga sukses juara III Nasional.

Selanjutnya, dihadiri juga langsung Kadiskes Kampar Zulhendra Das’at didamping Kapus Kuok dr Rita Anggraini, Zulhendra juga menjelaskan bahwa data anak stunting di kampar sesuai data TPPS berjumlah 880 anak, kemudian di validasi menjadi 162 anak stunting. (Prot-dokpim)