Ikuti Kami
POLLING
170
Pada 2024 pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kampar akan dilangsungkan. Siapa diantara mereka menurut saudara sosok yang tepat untuk 5 tahun ke depan? (Urut nama sesuai berdasarkan abjad)

Kampar

Kamsol Balimau Kasai di Sungai Kampar, Tepatnya di Desa Batu Belah

pada

BANGKINANG – Pj Bupati Kampar, Dr. H. Kamsol hadiri balimau kasai di Sungai Kampar tepatnya di Desa Batu Belah, Kecamatan Kampa, Rabu (22/3/2023). Tampak hadir Gubernur Riau Drs. H Syamsuar, M.Si, Staf Ahli Gubernur Riau Yurnalis Basri serta Forkopimda Kabupaten Kampar dan kepala OPD di lingkungan Pemkab Kampar.

Tampak Pj Bupati Kampar Kamsol ikut serta dalam iring-iringan sampan hias pelepasan oleh Gubernur Riau di Simpang Pulau Bangkinang, finish di Dermaga Desa Batu Belah. Kamsol dalam kata sambutannya menyampaikan bahwa balimau kasai adalah sebuah upacara tradisional yang istimewa bagi masyarakat Kampar di Provinsi Riau untuk menyambut bulan suci Ramadhan.

“Acara ini biasanya dilaksanakan sekali dalam setahun yaitu sehari menjelang masuknya bulan puasa, upacara tradisional ini selain sebagai ungkapan rasa syukur dan kegembiraan memasuki bulan puasa, juga merupakan simbol penyucian diri. InsyaAllah malam ini kita akan mulai melakukan taraweh perdana memasuki bulan suci Ramadhan 1444 Hijriah, dan besok kita akan langsung melakukan ibadah puasa. Untuk itu, Saya atas nama pribadi dan keluarga serta Pemerintah Kabupaten Kampar menyampaikan selamat menunaikan ibadah puasa semoga amal ibadah yang kita kerjakan mendapat ridho dan pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT,” ucapnya.

Sementara itu, Gubernur Riau, Syamsuar dalam sambutannya mengatakan bahwa tradisi balimau kasai menyambut bulan suci Ramadhan ini bisa menjadi wisata alternatif bagi para wisatawan, baik lokal maupun luar kota bahkan mancanegara.

“Diharapkan kegiatan ini nantinya akan mampu membangkitkan ekonomi masyarakat desa, masyarakat tempatan bisa berjualan makanan khas daerah dan pengunjung pun bisa menikmati alam wisata yang indah. Potensi inilah yang harus dikembangkan secara berkelanjutan dan selalu mengikuti perkembangan dunia wisata dan berinovasi, sehingga pengunjung tertarik untuk selalu menjadikan kegiatan di sungai Kampar ini salah satu pilihan untuk berwisata,” tambahnya.***(Wal)