Ikuti Kami
POLLING
170
Pada 2024 pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kampar akan dilangsungkan. Siapa diantara mereka menurut saudara sosok yang tepat untuk 5 tahun ke depan? (Urut nama sesuai berdasarkan abjad)

Kampar

Sidak ke Puskesmas Bangkinang Kota, Kadiskes Kampar Ingatkan Peka Terhadap Segala Persoalan Kesehatan

pada

Kadiskes Kampar, dr. Zulhendra Das'at, MH. Kes saat melakukan sidak di Puskesmas Bangkinang Kota.

BANGKINANG – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, dr. Zulhendra Das’at, MH. Kes sidak ke Puskesmas Bangkinang Kota mengecek kebersihan dan kerapian. Karena menurutnya kebersihan dan kerapian merupakan hal yang mutlak.

“Kebersihan dan kerapian merupakan yang tidak bisa di tawar karena kebersihan dapat menjaga kesehatan bagi masyarakat yang ingin berobat di Puskesmas,” kata Zulhendra Das’at di sela-sela sidak, Selasa (17/1/2023).

Selain mengecek kebersihan dan kerapian, Kadiskes Kampar ini juga sekaligus mengevaluasi program yang ada di Puskesmas Bangkinang Kota ini.

Tampak Zulhendra Das’at melakukan sidak ini didampingi Kabid SDMK Ns. Erfan Djunaidi, S.Kep, Kasubbag Hukum Kepegawaian dan Umum, Musmulyadi,SKM,MKM.

Pada kesempatan ini, Zulhendra Das’at menyampaikan tentang hal yang terkecil di lingkungan kerja kedisiplinan yang tinggi, kerja keras serta tanggungjawab dalam menjalankan tugas yang diemban bagi seluruh staf, baik ASN maupun non ASN.

Puskesmas merupakan pusat pelayanan kesehatan masyarakat yang mencegah kejangkitan penyakit, jangan sampai menjadi tempat penularan penyakit pula kepada masyarakat. Kita harus mampu memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat, mampu bekerja secara maksimal, optimal,” pintanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa seluruh pelayanan yang ada di puskesmas jangan tmelakukan pungutan liar terhadap masyarakat. Dan ia juga menyampaikan agar selalu peka terhadap segala persoalan kesehatan yang terjadi di wilayah kerja puskesmas, karena puskesmas merupakan penentu terhadap baik atau buruknya derajat kesehatan masyarakat di wilayah kerja nya.

Terakhir ia mengingatkan jangan sampai membuat pekerjaan yang tidak ada (fiktif), sesuatu yang diada-adakan demi mencari keuntungan.***