Ikuti Kami
POLLING
170
Pada 2024 pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kampar akan dilangsungkan. Siapa diantara mereka menurut saudara sosok yang tepat untuk 5 tahun ke depan? (Urut nama sesuai berdasarkan abjad)

Kampar

Wakili Kamsol, Kadiskes Kampar Buka Pelaksanan Praktek PKN

pada

Wakili Kamsol, Kadiskes Kampar Buka Pelaksanan Praktek PKN

BANGKINANG – Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Kampar, dr. Zulhendra Das’at wakili PJ Bupati Kampar buka pelaksanan Praktek Kerja Nyata (PKN) Mahasiswa Poltekes Kemenkes Provinsi Riau 2022/2023 di aula Kantor Camat Kampar, Kamis (5/1/2022).

Tampak acara ini dihadiri Direktur Poltekes, Husnan S.Kp, M. KM, Camat Kampar Amri Yudo, Kapus Air tiris Drg. Rita hernawanti, Kapus tambang Suryo anom, Lurah Air tiris Azhar, Kabid SDK Eryan Djunaidi, serta seluruh Dosen Poltekes Kemenkes Riau dan mahasiswa/i PKN.

Kegiatan PKN ini merupakan agar mampu melaksanakan pelayanan kesehatan di masyarakat untuk meningkatkan derajat kesehatan secara maksimal dengan metode Interprofessional Education (IPE) yang mengandung unsur kerjasama, komunikasi, etik dan tanggungjawab. Selain itu juga untuk agar mahasiswa mampu mencapai kompetensi yang berkaitan dengan pengembangan kolaborasi yang meliputi area kompetensi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, dr. Zulhendra Das’at menyampaikan terima kasih kepada pemimpin serta jajaran Poltekes Riau yang telah menjadikan Kabupaten Kampar khususnya Kecamatan Kampar dan Kecamatan Tambang sebagai lokasi PKN bagi mahasiswanya. Ia berharap pacata ini menawa kebaikan untuk mewujudkan sinergitas antara masyarakat Kampus dan Masyarakat umum.

“Untuk itu saya menghimbau kepada pihak yang memabantu pelaksanaan PKN ini, khususnya Camat dan Kapus serta kepala desa membimbing dan memberi arahan dengan melibatkan mahasiswa PKN dalam kegitan-kegiatan masyarakat. Sehingga kegiatan PKN ini dapat Bermanfaat serta menjadi media pembelajaran praktis bagi para mahasiswa,” kata Zulhendra Das’at.

Ia juga berharap para mahasiswa/i Poltekes ilmu selama ini diperoleh dibangku perkuliahan dapat diterapkan di tengah masyarakat, meski dalam waktu yang relatif singkat. Selain juga bisa dapat membantu masyarakat dalam mengatasi masalah kesehatan, terutama memotivasi masyarakat agar memiliki kesadaran dalam berperilaku hidup bersih dan sehat.

“Harapan kami juga program-program yang telah direncanakan dalam PKN Ini dapat diaplikasikan di kehidupan sehari-hari di tengah-tengah masyarakat secara lebih berdaya guna dan berhasil guna,” tuturnya.

Sementara itu Direktur Poltekes Kemenkes Riau Husnan S.Kp, M. KM mengatakan bahwa dalam pelaksanaan PKN ini terdapat di dua kecamatan. 60 mahasiswa di kecamatan Tambang dan 195 mahasiswa di kecamatan Kampar, dengan jumlah 255 mahasiswa mahasiswi.

“PKN merupakan bentuk pembelajaran untuk mempraktikkan teori dalam rangka mencapai jenjang Ahli Madya dan juga merupakan bentuk PKN merupakan bentuk pembelajaran untuk mempraktikkan teori dalam rangka mencapai jenjang Ahli Madya dan juga merupakan bentuk internship. PKN membahas penerapan pengetahuan tentang pengelolaan kegiatan/manajemen program kesehatan yang dilaksanakan oleh puskesmas atau dinas kesehatan kabupaten/kota dalam skala mikro, yang direncanakan baik program baru maupun program yang sedang dibina,” jelasnya.

Ia juga mengatakan bahwa Poltekkes Kemenkes Riau telah menetapkan Center of Excellent dengan menitikberatkan pada masalah stunting. Dari penjelasannya, berdasarkan data Riskesdas tahun 2018, persentase stunting di provinsi Riau sekitar 25 persen.

“Persentase ini merupakan angka yang cukup tinggi. Sesuai dengan standar WHO, suatu wilayah dikategorikan baik bila prevalensi balita pendek kurang dari 20 persen. Semoga mahasiswa yang melaksanakan PKN ini dapat membantu dan cepat dalam berinteraksi dengan masyarakat dalam melaksanakan rencana Praktek ini. Sehingga Pelaksanaan Praktek Kerja Nyata mahasiswa mahasiswi ini dapat berjalan dengan baik dan lancar,” ujar Husnan menambahkan.***