Kampar
Bupati Kampar Pantau Langsung Pelaksanaan WFH ASN, Tekankan Disiplin dan Pelayanan Publik Tetap Optimal
Inilahkampar.com-BANGKINANG – Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., memimpin langsung monitoring pelaksanaan kebijakan Work From Home (WFH) bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar, Jumat (10/4), bertempat di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Kampar, Bangkinang Kota.
Monitoring ini dilakukan sebagai bentuk evaluasi atas penerapan sistem kerja fleksibel yang dijalankan Pemkab Kampar menindaklanjuti instruksi pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri dalam rangka efisiensi dan penghematan anggaran daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Ardi Mardiansyah, S.STP., M.Si., para staf ahli, para asisten, kepala OPD, kepala bagian, serta para camat se-Kabupaten Kampar yang mengikuti secara langsung maupun melalui Zoom Meeting.
Dalam arahannya, Bupati Ahmad Yuzar menegaskan bahwa penerapan WFH bukan sekadar perubahan teknis pola kerja, melainkan bagian dari strategi reformasi birokrasi yang menuntut adaptasi, disiplin, dan tanggung jawab penuh dari seluruh aparatur sipil negara.
“WFH bukan berarti bekerja santai tanpa tanggung jawab. Ini adalah bentuk kepercayaan yang harus dijaga. ASN Pemkab Kampar harus membuktikan bahwa bekerja dari rumah tetap produktif, disiplin, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” tegas Ahmad Yuzar.
Ia juga menekankan kepada seluruh pimpinan OPD agar melakukan pengawasan internal secara maksimal terhadap pegawai di unit kerja masing-masing, termasuk memastikan laporan kerja harian tetap berjalan serta optimalisasi pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana koordinasi dan komunikasi.
Menurutnya, keberhasilan kebijakan WFH sangat ditentukan oleh komitmen masing-masing perangkat daerah dalam menjaga kualitas pelayanan, khususnya bagi OPD yang bersentuhan langsung dengan masyarakat agar pelayanan tetap berjalan normal tanpa hambatan.
Dalam monitoring tersebut, masing-masing kepala OPD memaparkan mekanisme pelaksanaan WFH di instansi masing-masing, mulai dari penerapan absensi digital, penggunaan aplikasi rapat virtual, hingga langkah efisiensi energi melalui optimalisasi penggunaan ruang kerja.
Bupati Kampar mendengarkan secara langsung setiap laporan dan masukan dari OPD, sekaligus memberikan arahan strategis guna memastikan pelaksanaan kebijakan berjalan efektif serta mampu menjawab berbagai kendala di lapangan.
Ia menegaskan, evaluasi terhadap pelaksanaan WFH akan dilakukan secara rutin setiap hari Jumat sebagai langkah memastikan kebijakan tersebut berjalan konsisten dan memberikan hasil nyata.
“Kita harus menjadikan WFH ini sebagai momentum untuk meningkatkan kedisiplinan, kreativitas, serta inovasi dalam bekerja. Pelayanan publik harus tetap maksimal meskipun dengan pola kerja yang berbeda,” ujarnya.
Di akhir arahannya, Bupati juga menginstruksikan kepada ASN yang menjalankan Work From Office (WFO) setiap hari Jumat agar menggunakan kendaraan ramah lingkungan seperti sepeda dan sepeda motor sebagai bentuk dukungan terhadap efisiensi sekaligus pola hidup sehat di lingkungan kerja pemerintahan.
Dengan monitoring yang dilakukan secara berkala, Pemerintah Kabupaten Kampar berharap penerapan sistem kerja fleksibel dapat berjalan optimal, meningkatkan efektivitas birokrasi, serta tetap menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.***(AM)

