Kampar
Pererat Silaturahmi, LPP BAIK Gelar Halal Bi Halal Sekaligus Layanan Cek Kesehatan Gratis
Inilahkampar.com-BANGKINANG – Keluarga Besar Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (LPP) Budaya Adat Istiadat Kampar (BAIK) gelar halal bi halal dan wirid bulanan, Rabu, (15/4/2026).
Kegiatan ini digelar di kediaman Kabid Siompu LPP BAIK (Usaha Eni Salon/Wedding Organizer), Jalan Jenderal Sudirman, Bangkinang Kota.
Pertemuan ini silaturahmi rutin, LPP BAIK berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar. Dalam acara ini juga menyelenggarakan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) serta promosi dan edukasi kesehatan bagi seluruh anggota komunitas dan masyarakat sekitar.
Sinergi Kesehatan dan Pelestarian Budaya
Pimpinan Umum LPP BAIK, Syamsul Azwar, mewakili Ketua Yayasan LPP BAIK, Usman Efendi, SE, yang juga bertindak sebagai inisiator kolaborasi ini, menekankan bahwa kesehatan para penggiat adat adalah prioritas utama lembaga.
“LPP BAIK berkomitmen bahwa pemajuan budaya Kampar harus didukung oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang tangguh. Melalui sinergi bersama Dinkes Kampar ini, kami ingin memastikan para pemangku adat senantiasa dalam kondisi prima. Sehat raganya, lestari adatnya!” ujar Syamsul Azwar penuh semangat.
Layanan yang dikawal tim medis Puskesmas Bangkinang Kota ini mendapat sambutan luar biasa dari pengurus, anggota, serta tokoh adat dan agama yang hadir, termasuk dukungan dari Sekretaris Umum PDM sekaligus Pengurus MUI Kampar, Buya H. Mardailis Dahlan, MM, serta apresiasi dari Pengurus Yayasan yang diwakili oleh Dt. Erman.
Lima Tahun Mengabdi: Jejak dan Capaian LPP BAIK
Berdiri sejak 2019, LPP BAIK telah melahirkan lebih dari 200 alumni diklat dari berbagai unsur masyarakat. Ini adalah ikhtiar nyata dalam menjaga denyut nadi adat agar tidak terputus. Fokus utama lembaga tetap pada pelestarian Basiacuong (sastra lisan khas Kampar), didukung program seni musik Calempong, beladiri Silek, hingga kuliner tradisional sebagai warisan rasa.
Terobosan Strategis: Literasi Adat Masuk SekolahDalam Rapat Koordinasi yang digelar, LPP BAIK meluncurkan branding program baru: “Literasi Adat Budaya Kampar Masuk Sekolah”. Program ini bertujuan mengenalkan dasar-dasar adat kepada generasi muda. Langkah awal telah dimulai melalui inisiasi kerja sama dengan SMPN 1 Bangkinang Kota dengan membuka kelas khusus Sastra Lisan.
Ke depan, LPP BAIK menargetkan lahirnya Kurikulum Berbasis Adat Budaya Kampar yang akan dipatenkan melalui koordinasi bersama lintas instansi pemerintah dan lembaga swasta.
Memperkuat Peran Siompu dan Jejaring Kemitraan di bidang pemberdayaan perempuan, Bidang Siompu LPP BAIK tengah mengusulkan standarisasi jati diri pakaian adat pengantin khas Kampar serta memperkuat peran Siompu sebagai penjaga marwah adat di rumah tangga.
Untuk memperluas jangkauan informasi, LPP BAIK akan mengoptimalkan media sosial dan bersiap menginisiasi kerja sama dengan Diskominfo Kampar.
Menuju SDM Kampar yang Unggul
Sebagai satu-satunya Lembaga Diklat Adat Budaya di Kampar yang telah memiliki payung hukum resmi (Nomor AHU-0028709.AH.01.04 Tahun 2025), LPP BAIK terus berpegang pada prinsip musyawarah: tokoh adat, alim ulama, codiok pandai, nan kociok di bok baiyo, nan samo godang bamufokat, nan tuo tompek batanyo.
“Kerja budaya tidak bisa sendiri. Kami butuh dukungan lintas generasi dan institusi agar adat tidak hanya tinggal cerita,” tutup Syamsul Azwar. Acara diakhiri dengan pencerahan dari tuan Guru DT. Erman mengenai harapan pengembangan LPP BAIK ke depan, makan siang bersama, dan sesi dokumentasi kebersamaan.***(Syam)

