Ikuti Kami

Kampar

Lantik 2868 PPPK dan CPNS, Bupati Ahmad Yuzar Berpesan Bekerja Ikhlas dan Hati Yang Bersih

Suasana pelantikan PPPK dan CPNS oleh Bupati Kampar, H. Ahmad Yuzar, S.Sos, MT
Inilahkampar.com-BANGKINANG – Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos, MT melantik 2693 Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Selain itu, Bupati Kampar juga melantik Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar.
Pelantikan itu digelar di Lapangan Upacara Kantor Bupati Kampar, dihadiri Wakil Bupati Hj. Misharti, S,Ag, M,Si, Sekda Kampar Hambali, SE, M, BA, MH dan seluruh kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar.
Usai melantik, dalam amanatnya Bupati Kampar Ahmad Yuzar berpesan agar CPNS dan PPPK yang dilantik untuk bekerja ikhlas, hati yang bersih serta bekerja dengan sungguh-sungguh dan menjunjung tinggi etika dalam bekerja.
Ia menambahkan CPNS dan PPPK yang dilantik hari ini adalah pegawai yang harus siap mengabdi untuk bangsa negara, bekerja jujur, bekerja keras dalam melayani masyarakat.
Ahmad Yuzar juga menyampaikan sesuai dengan janji sumpah integritas, ASN dan PPPK dituntut dalam bekerja jujur, menjaga integritas, menjauhi dari hal-hal atau pekerjaan tercela sehingga dapat menjerumuskan kedalam perbuatan bertentangan dengan hukum-hukum yang berlaku.
Dalam kesempatan itu, Ahmad Yuzar juga mengucapkan selamat kepada  mereka  yang telah berhasil melalui serangkaian proses seleksi yang panjang, sehingga  surat keputusan pengangkatan dan pelantikan PPPK dan CPNS secara simbolis. Ia juga berharap kepada PPPK dan CPND harus siap untuk mencurahkan tenaga dan mendedikasikan diri guna kemajuan untuk Kabupaten Kampar.
Sementara itu Kepala BKSDM Kabupaten Kampar Syarifuddin memaparkan bahwa pada hari ini ada sebanyak 2.868 ASN yang terdiri dari 175 CPNS dan 2.693 PPPK. Dalam pelantikan ini, tidak hanya penyerahan surat keputusan (SK) dan pelantikan secara simbolis, namun juga dilanjutkan dengan penandatanganan fakta integritas aparatur sipil negara tentang benturan kepentingan, yang menjadi tonggak awal dalam penerapan nilai integritas dalam bekerja.***